SMPIT INSAN MANDIRI, Sekolah Mengusung Konsep Sayang Teman

Harian Republika pada kolom ‘Dialog Jum’at’ edisi Jum’at, 4 Agustus 2017 memuat tulisan khusus terkait konsep SAYANG TEMAN yang diusung SMPIT INSAN MANDIRI. Berikut tulisan lengkap yang dimuat media nasional ini.


Kegiatan belajar mengajar dikemas dengan tidak Monoton.


Perkembangan media sosial membuat masyarakat dapat lebih luas dalam membangun pergaulan. Mereka bisa berteman dengan siapa saja melalui media sosial. Tentu, hal tersebut kabar positif yang perlu disambut. Tapi, beberapa dampak negatif juga perlu diantisipasi dari pergaulan yang sangat luas tersebut, terutama anak usia remaja. Mereka perlu dibekali dengan pendidikan keagamaan agar mampu membentengi dirinya dengan nilai-nilai agama dalam pergaulan yang semakin bebas.

Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Insan Mandiri, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, merupakan lembaga pendidikan untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran agama. Sekolah ini berdiri pada 2015 lalu. Kepala SMPIT Insan Mandiri Abdul Hakim mengakui, didirikannya sekolah tersebut untuk kebutuhan masyarakat terhadap nilai-nilai karakter dan agama. Sebab, beberapa sekolah di daerah itu tidak menyediakan kebutuhan tersebut. Lembaga pendidikan yang ada hanya fokus kepada akademik.

“Kita rencana mendirikan ini untuk kualitas pendidikan Islam, ” Ujar Hakim kepada Republika, Selasa (1/8)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *