Gelar Kegiatan Muharram 1438 H, Murid-murid SDIT Insan Mandiri Kalisari Tebar Kepedulian Sesama

Suasana sekolah pagi itu terlihat semarak, beberapa anak usia SD dari lingkungan sekitar memasuki Aula dan duduk bersama menyatu dengan murid-murid SDIT Insan Mandiri Kalisari. Mereka bercengkerama bersama seakan tak ada sekat yang membatasinya.

Ya, hari itu adalah puncak kegiatan ‘Gebyar Muharram 1438 H’ yang digelar SDIT Insan Mandiri Kalisari. Menurut Tri Rachma Nurul Lita, S.Th.I, M.Pd, kegiatan ini memiliki tujuan agar tumbuh nilai kepedulian murid-murid dengan sesama.

“Target utama kegiatan ini adalah melatih kepedulian kepada sesama, khususnya anak yatim piatu di wilayah sekitar sekolah,” ungkap Rachma.

Pemberian motivasi diri dan penumbuhan kepedulian di 'Gebyar Muharram 1438 H' SDIT Insan Mandiri Kalisari
Pemberian motivasi diri dan penumbuhan kepedulian di ‘Gebyar Muharram 1438 H’ SDIT Insan Mandiri Kalisari

Rachma mengungkapkan bahwa program ‘Gebyar Muharram 1438 H’ ini berbentuk beberapa kegiatan seperti Ceramah Muharram, Games dan Kuis Muharram, Menghias Parcel Untuk Yatim, dan Pemberian Santunan Yatim. Khusus pemberian santunan kepada yatim, sekolah mengundang sebanyak 21 anak yatim dari lingkungan sekitar sekolah usia TK-SD dan diberi santunan masing-masing sebesar Rp 150.000,-. Selain itu sekolah juga memberikan donasi kegiatan santunan yatim ke Masjid Nurul Iman.

Saat ceramah Muharram, Abdul Hakim, S.Kom, MM yang berkesempatan mengisi motivasi dan muhasabah  kepada murid-murid SDIT Insan Mandiri Kalisari mengetengahkan pentingnya bersyukur dan memiliki kepedulian dengan sesama.

“Kita diberikan nikmat yang banyak oleh Allah swt, masih punya orangtua, punya kelengkapan tubuh, bisa bersekolah dan beraktifitas dengan ceria. Namun, di luar sana masih banyak teman-teman kita yang diberikan ujian kesabaran. Mari bersyukur dan peduli dengan mereka,” ungkapnya mengharukan di hadapan murid-murid SDIT Insan Mandiri Kalisari.

Hakim yang juga sebagai Kepala SMPIT Insan Mandiri Kalisari ini, dalam memberikan ceramahnya sesekali membawa keceriaan anak-anak dengan permainan dan yel-yel. Inilah yang membuat suasana kegiatan terlihat semarak dan gembira. Murid-murid begitu antusias mengikuti dan mendengarkan kata demi kata, tayangan slide dan kreatifitas yang ditunjukkan, sehingga membuat anak-anak tidak bosan.

Di sessie muhasabah, murid-murid dibawa menuju suasana haru sehingga sebagian besar diantara mereka mengalirkan air mata dari kedua kelopak matanya. Beningnya air mata yang menetes menandakan beningnya hati mereka, seraya menunjukkan kepedulian sesama.


Foto-foto kegiatan:

img-20161011-wa0040

 

img-20161011-wa0039

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *